Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, Ada "Long Weekend" 7 Hari di Bulan Maret
JAKARTA – Pemerintah resmi merilis rincian hari libur nasional dan cuti bersama untuk tahun 2026. Melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, ditetapkan total 25 hari libur, yang terdiri dari 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama. Pengumuman ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat yang ingin menyusun agenda mudik, liburan, maupun hajatan keluarga.
Maret Jadi Bulan "Banjir" Libur
Fenomena paling menarik dalam kalender 2026 terjadi pada bulan Maret. Masyarakat akan dimanjakan dengan periode libur yang sangat panjang akibat berdekatannya Hari Suci Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Berdasarkan jadwal resmi, akan ada 7 hari libur beruntun jika digabungkan dengan akhir pekan:
Rabu, 18 Maret: Cuti Bersama Nyepi
Kamis, 19 Maret: Hari Suci Nyepi (Libur Nasional)
Jumat, 20 Maret: Cuti Bersama Idulfitri
Sabtu-Minggu, 21-22 Maret: Hari Raya Idulfitri 1447 H
Senin-Selasa, 23-24 Maret: Cuti Bersama Idulfitri
Daftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026
Berikut adalah ringkasan tanggal merah yang wajib Anda catat:
| Bulan | Tanggal | Keterangan |
| Januari | 1, 16 | Tahun Baru, Isra Mikraj |
| Februari | 17 | Tahun Baru Imlek 2577 |
| Maret | 19, 21-22 | Nyepi, Idulfitri 1447 H |
| April | 3, 5 | Wafat & Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) |
| Mei | 1, 14, 27, 31 | Hari Buruh, Kenaikan Yesus Kristus, Idul Adha, Waisak |
| Juni | 1, 16 | Hari Lahir Pancasila, Tahun Baru Islam 1448 H |
| Agustus | 17, 25 | HUT RI ke-81, Maulid Nabi Muhammad SAW |
| Desember | 25 | Hari Raya Natal |
Strategi Libur "Long Weekend"
Selain bulan Maret, tahun 2026 juga menawarkan beberapa kesempatan long weekend lainnya karena tanggal merah yang jatuh di hari Jumat atau Senin:
Januari: Libur Isra Mikraj (Jumat, 16 Januari) menciptakan libur 3 hari.
Mei: Hari Buruh (Jumat, 1 Mei) dan Hari Lahir Pancasila (Senin, 1 Juni).
Agustus: Hari Kemerdekaan (Senin, 17 Agustus).
Desember: Hari Natal (Jumat, 25 Desember).
Imbauan Pemerintah
Pemerintah berharap dengan diterbitkannya kalender libur ini, sektor ekonomi kreatif dan pariwisata domestik dapat meningkat. Masyarakat juga diimbau untuk memesan tiket transportasi umum jauh-jauh hari, terutama untuk periode mudik lebaran di bulan Maret yang diprediksi akan mengalami lonjakan penumpang sangat tinggi.
