CLOSE AD ✕
ADVERTISEMENT
CLOSE AD ✕
ADVERTISEMENT
BREAKING NEWS

Bikin Terenyuh, Intip Kondisi Rumah Abah Jaya di Cisoka yang Nyaris Roboh: 'Tidur Pun Kami Merasa Ngeri'


TANGERANG - Sebuah potret memilukan kembali mengoyak sisi kemanusiaan kita. Di wilayah Kp Saga RT 004/003, Desa Caringin, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, sepasang suami istri lansia harus bertahan hidup di bawah atap rumah yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan nyaris rata dengan tanah.

Abah Jaya dan istrinya, Suarsih, kini hanya bisa pasrah menempati bangunan yang jauh dari kata layak. Dinding yang mulai miring dan kayu penyangga yang sudah lapuk dimakan usia membuat rumah tersebut sewaktu-waktu bisa ambruk menimpa penghuninya.


Bertahan Hidup dengan Jasa Urut Seikhlasnya

Keseharian Abah Jaya dihabiskan dengan mengabdi kepada warga sebagai tukang urut. Luar biasanya, meski hidup dalam kekurangan, ia tidak pernah menetapkan tarif kepada siapapun yang membutuhkan jasanya.

"Abah paling mijit orang, tidak ditarget (tarif). Dikasih syukur, gak dikasih pun gak apa-apa," tutur Abah Jaya dengan nada lirih kepada awak media, Rabu (04/01/2026).

Demi membantu ekonomi keluarga, sang istri, Suarsih, ikut banting tulang dengan bekerja sebagai kuli cuci di rumah tetangga. Penghasilan yang tak menentu membuat impian untuk memperbaiki rumah hanyalah sekadar mimpi bagi mereka.


Ketakutan di Setiap Malam

Rasa cemas selalu menghantui Abah Jaya, terutama saat malam hari atau ketika hujan deras mengguyur wilayah Cisoka. Letak rumah yang berada tepat di depan area pemakaman dan berbatasan dengan tembok bangunan lain menambah kekhawatiran akan terjadinya reruntuhan.

"Pengen abah gimana caranya rumah abah jangan acak-acakan begini, pengen tentram. Tidur di rumah ngeri, takut rubuh. Abah juga khawatir dengan tembok di samping, takut rubuh lagi," ungkapnya penuh harap.


Menanti Uluran Tangan Pemerintah dan Dermawan

Meski status tanah yang ditempati memiliki surat girik yang jelas dan diketahui pihak setempat, hingga kini Abah Jaya mengaku belum ada pihak pemerintah yang datang melihat langsung kondisinya.

Warga berharap, instansi terkait di Kabupaten Tangerang maupun para dermawan dapat segera memberikan perhatian khusus sebelum musibah yang ditakutkan benar-benar terjadi. Pasutri lansia ini butuh uluran tangan kita untuk bisa tidur dengan rasa aman.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar