Perangi Narkoba, Pemdes Sumur Bandung Jayanti Gelar Sosialisasi Pencegahan bagi Warga
![]() |
| Perangi Narkoba, Pemdes Sumur Bandung Jayanti Gelar Sosialisasi Pencegahan bagi Warga |
KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga warganya dari bahaya narkotika. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya penyelenggaraan acara Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba yang bertempat di Kantor Desa Sumur Bandung pada Sabtu (09/05/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian serius pemerintah desa terhadap masa depan generasi muda dan kesehatan masyarakat secara luas. Acara diawali dengan penuh khidmat saat seluruh tamu undangan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai simbol penghormatan kepada para Pahlawan Bangsa.
Kehadiran Tokoh Masyarakat dan Pejabat Desa
Acara ini dihadiri oleh jajaran penting pemerintahan desa dan aparat keamanan, di antaranya:
Ahmad Jazuli, SE (Kepala Desa Sumur Bandung)
Masyudi (Sekdes Sumur Bandung)
Aipda Romdoni (Binamas Desa Sumur Bandung)
Sertu Wahono (Babinsa Desa Sumur Bandung)
Samsudin (Wakil Ketua BPD Desa Sumur Bandung)
Ketua Karang Taruna, LPM, Kopdes, BUMDES, Kadus, serta seluruh jajaran RW dan RT se-Desa Sumur Bandung, hingga pemuda dari Kp. Kramat.
Narkoba: Musuh Bersama dan Ancaman Hukum
Wakil Ketua BPD Desa Sumur Bandung, Samsudin, dalam pembukaan acara menegaskan bahwa narkoba adalah musuh negara yang harus diperangi secara kolektif. Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Sumur Bandung, Ahmad Jazuli, SE, memberikan pesan kuat dalam sambutannya.
"Di era yang semakin maju ini, kita harus ekstra waspada. Jangan sekali-kali memakai narkoba karena akan memicu dampak negatif bagi kesehatan. Sekali terjerumus, Anda akan berurusan dengan hukum. Jauhi narkoba mulai sekarang dan untuk seterusnya. Stop narkoba dari sekarang!" tegas Ahmad Jazuli.
Di sisi lain, Aipda Romdoni selaku Binamas mengingatkan masyarakat mengenai konsekuensi hukum yang berat bagi pengguna maupun pengedar. Ia menekankan adanya UU Darurat Narkoba yang menjadi landasan hukum penindakan tegas. "Narkoba tidak memberikan dampak positif sedikitpun. Jika ingin hidup sehat, jauhi narkoba," ujarnya.
Lindungi Generasi Muda, Tenangkan Hati Orang Tua
Menutup sesi pemaparan, Sekretaris Desa Sumur Bandung, Masyudi, menjelaskan bahwa sosialisasi ini dilakukan agar tidak ada warga yang terjerumus dalam penyalahgunaan zat terlarang tersebut. Ia menyoroti kekhawatiran orang tua yang seringkali menjadi korban psikologis saat anaknya terlibat narkoba.
"Kami terus bergerak melakukan sosialisasi agar orang tua tidak merasa was-was. Penyalahgunaan narkoba berakibat fatal. Kami imbau jangan pernah mencoba, karena narkoba hanya akan merusak kesehatan dan masa depan," pungkas Masyudi.
Antusiasme Warga dalam Sesi Tanya Jawab
Para hadirin nampak sangat antusias dan menyimak dengan khusyu setiap materi yang disampaikan. Sebelum acara berakhir, panitia juga membuka sesi tanya jawab yang digunakan warga untuk berkonsultasi mengenai langkah preventif di lingkungan tingkat RT dan RW.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan Desa Sumur Bandung dapat menjadi wilayah "Bersinar" (Bersih Narkoba) dan masyarakatnya semakin sadar akan pentingnya gaya hidup sehat tanpa narkotika.
Editor: Dede Hasan

